Skip to main content

Perbedaan sistem operasi 32bit dan 64bit

Mengenal Sistem Operasi 32bit dan 64bit

Terdapat dua perbedaan antara sistem operasi 32-bit dan 64-bit, yaitu
- Sistem  operasi  32-bit  hanya  mampu  menerima  RAM  maksimal  4  GB,  sedangkan sistem operasi 64-bit mampu menggunakan lebih dari 128 GB RAM.
- Manajemen memori dari sistem 64-bit juga lebih baik, sehingga mampu menjalankan proses pada aplikasi lebih cepat.
- Windows,  Ubuntu  dan  OpenSuSE  merupakan  beberapa  contoh  sistem  operasi  yang mendukung arsitektur 32-bit.

Dilihat dari penggunaannya sistem operasi dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu:
1. Sistem operasi desktop 
banyak digunakan di kantor-kantor, Small Office/Home Office (SOHO), dengan jumlah user yang sedikit.
Sistem operasi desktop memiliki karakteristik sebagai berikut:
- Mendukung penggunaan oleh satu orang user
- Berbagi file dan folder dalam jaringan kecil dengan keamanan minimal
Saat  ini  di  pasar,  sistem  operasi  desktop  yang  paling  banyak  digunakan terbagi ke  dalam tiga kelompok besar, yakni Microsoft Windows, Apple Mac OS, dan UNIX/Linux.
Baca perbedaan Windows, Apple Mac OS, dan Linux
2. Sistem  operasi  jaringan
Network  Operating  System  (NOS),  didesain  untuk  dapat melayani user dalam jumlah besar untuk berbagai keperluan dan banyak digunakan pada perusahaan berskala besar.
Sistem operasi jaringan memiliki kakrakteristik sebagai berikut :
- Mendukung penggunaan lebih dari satu user
- Menjalankan aplikasi yang mampu digunakan oleh lebih dari satu user
- Stabil  (robust),  dimana  kecil  kemungkinan  untuk  terdapat  error  pada  program. Robustness  adalah  istilah  untuk  menunjukkan  kemampuan  suatu  sistem  komputer menangani masalah yang terjadi selama digunakan oleh user.
- Memiliki tingkat keamanan data yang lebih tinggi dari sistem operasi desktop.

Berikut ini adalah contoh sistem operasi jaringan yang banyak digunakan saat ini.
- UNIX/Linux,  ini  merupakan  sistem  operasi  yang  paling  banyak  digunakan  sebagai server saat ini, contoh sistem operasi jaringan dengan linux diantaranya adalah Red Hat, Caldera, SuSE, Debian, Fedora, Ubuntu dan Slackware.
- Novell  Netware,  di  tahun  1980-an,  ini  merupakan  sistem operasi  pertama  yang memenuhi semua persyaratan untuk membangun sebuah jaringan komputer lokal.
- Microsoft Windows, masih dari perusahaan yang sama, Microsoft juga mengeluarkan Windows Server sebagai sistem operasi jaringannya, mulai dari versi awalnya adalah Windows Server 2000, hingga yang terakhir Windows Server 2012. 

Warior Information
1. Sistem Operasi Close Source (Proprietari) 
Sistem operasi proprietari merupakan sistem operasi  yang  dikembangkan  secara  internal  oleh  seseorang,  perkumpulan  ataupun perusahaan. Sistem operasi yang tergolong proprietari ini adalah Windows dan Mac Os.
2. Sistem  Operasi  Open  Source  (Terbuka)  
Sistem  Operasi  Terbuka  merupakan  sistem operasi yang kode programnya dibuka untuk umum sehingga dapat dikembangkan oleh yang lainnya. Sistem operasi yang termasuk terbuka adalah UNIX, Linux dan turunannya. Linux sendiri memiliki banyak varian, seperti Debian, Slackware, Redhat dan SuSE. Varian ini lebih dikenal dengan nama distro.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar